🏏 Kisah Para Rasul 3 1 10
BunyiKisah Para Rasul 2:41-47. Sebelum mengulas pembahasan makna Kisah Para Rasul 2:41-47, ada baiknya Anda membaca ayat Alkitab berikut: (41) Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. (42) Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan.
Yangterjadi selanjutnya adalah salah satu perubahan paling dramatis dalam sejarah gereja. Saulus dari Tarsus menjadi rasul Paulus, seorang penginjil yang berapi-api bagi dunia yang tidak percaya, dan teladan yang baik pelayanan yang setia dalam menghadapi penganiayaan brutal (Kisah Para Rasul 14:19; 16:22-24; 2Korintus 11:25-26).
Iaseorang yang penuh iman dan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 6:5). Selain itu, ia juga penuh karunia dan kuasa, sehingga ia mngedakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak (Kisah para rasul 6:8). Stefanus terlibat dalam perdebatan dengan jemaat Sinagoge Yahudi, yang anggotanya berasal dari daerah Kirene dan Alexandria, bersama
KisahNabi Muhammad SAW Menjelang Ajal August 10, 2011 | Aneh, Berita | 1 Comment Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya.
KisahPara Rasul 11 11 1 Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah. 2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia. 3 Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan
1Yohanes 3:16-24 Yohanes 10:11-18 Kisah Para Rasul 4:5-12 4:5 Pada keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem 4:6 dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar. 4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan
1 Menyempurnakan rukun iman yang keempat 2. Menjadikan kisah para Rasul sebagai suri teladan yang baik dalam hidup 3. Termotivasi untuk melakukan perilaku sosial yang baik dalam masyarakat 4. Tidak akan kehilangan arah dalam contoh manusia yang baik 5. Timbulnya rasa cinta (mahabah) kepada para Rasul dan mulai mencontoh perilaku-perilaku
Semasahidupnya Rasulullah SAW banyak berkegiatan di kawasan ini. Di kawasan ini, Rasul menerima wahyu serta memimpin shalat bersama para sahabat. “Tempat yang di antara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) di antara taman-taman surga.” (HR Bukhari). Di Raudhah pula terdapat makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya yakni Abu Bakar
MukjizatRasul Ulul Azmi Berikut ini mukjizat dan kisah-kisah para Rasul Ulul Azmi yang bisa diteladani: 1. Nabi Nuh As. Nabi Nuh diutus kepada kaum Bani Rasib. Kaum ini termasuk kaum yang sulit diajak beriman kepada Allah. Mereka menyembah patung atau berhala, termasuk anaknya Kan’an dan istrinya Wali’ah pun turut membangkang.
Kisah 4 Sementara keduanya berbicara kepada orang-orang, mereka didatangi para imam, kepala penjaga bait, dan orang-orang Saduki, + 2 yang jengkel karena para rasul mengajar orang-orang, dan dengan terus terang memberitakan tentang kebangkitan Yesus dari antara orang mati. + 3 Maka mereka menangkap Petrus dan Yohanes, lalu memenjarakan
KisahPara Rasul 3:1-10. Anak Terang posted an episode of AYO BACA ALKITAB: KISAH PARA RASUL — with Yeni Liu and 4 others. August 8, 2020 ·
Silahkansobat baca semua kisah 25 Rasul Islam ini: 1. Nabi Adam as <-- silahkan klik untuk cerita selengkapnya Nabi Adam as merupakan manusia pertama dan juga nabi pertama dalam agama Islam. 2. Nabi Idris as <-- silahkan klik untuk cerita selengkapnya Nabi Idris adalah keturunan ke-enam dari Nabi Adam. Nabi Idris as menjadi keturunan pertama
ROnt. Kita semua pasti tahu lagu Sekolah Minggu yang berjudul Dalam nama Yesus. “Dalam nama Yesus ada kemenangan, dalam nama Yesus, Iblis dikalahkan”. Tidak ada yang dapat melawan kuasa Yesus. Kuasa Yesus memberi pemulihan dan nama Yesus menjadi pengharapan dunia. Tema Khotbah kita saat ini adalah DIPULIHKAN KARENA NAMA YESUS. Saudaraku, ketika Petrus dan Yohanes berjumpa dengan si lumpuh yang duduk di pintu Gerbang Indah Bait Allah. Petrus dan Yohanes tidak membawa sesuatu yang diharapkan si lumpuh. Petrus dan Yohanes tidak memiliki kekayaan. Petrus dan Yohanes tidak membawa uang, emas atau perak. Padahal si lumpuh itu mengharapkan sedekah. Setiap hari ia duduk di pintu Gerbang Indah Bait Allah untuk meminta sedekah. Gerbang Indah adalah Gerbang pada sisi sebelah timur Bait Allah yang menghubungkan halaman untuk orang-orang bukan Yahudi dan halaman perempuan. Banyak orang lalu lalang di tempat itu. Itu tempat yang strategis untuk meminta sedekah. Petrus dan Yohanes juga tidak memiliki pengetahuan kesehatan untuk menolong si lumpuh. Petrus dan Yohanes adalah nelayan. Mereka bukan dokter. Petrus meminta si lumpuh untuk menatap mereka. Ayat 5 dari pembacaan kita katakan Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. Sesuatu yang diharapkan si lumpuh, mungkin uang yang lebih besar atau lebih banyak. Sebab, bisa jadi selama meminta – minta di Pintu Gerbang Bait Allah itu, si lumpuh selalu mendapat perlakukan tidak peduli dari orang lain. Ada yang lewat begitu saja dengan cuek tanpa menoleh. Ada yang sekedar merasa kasihan tapi tidak memberi apa – apa. Ada yang memberi sedekah sambil berjalan dengan cepat. Mungkin ada juga yang mengejek dan mencemohkan si lumpuh. Si lumpuh ini sudah lumpuh sejak lahirnya. Ia pasti sudah kenyang dengan berbagai perlakuan orang kepadanya. Tapi di hari itu, si lumpuh mendapatkan sebuah perlakuan yang berbeda. Ada orang yang memintanya menatap mereka. Ternyata ada orang yang menunjukan rasa peduli. Bahkan Petrus dan Yohanes memberi sesuatu yang lebih dari apa yang diharapkan si lumpuh. Petrus dengan tegas katakan pada ayat 6 “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Petrus dan Yohanes memiliki Yesus. Yesus yang berkuasa memulihkan dan menyembuhkan. Petrus dan Yohanes tahu bahwa uang bukan satu-satunya kebutuhan si lumpuh. Petrus dan Yohanes bukan sekedar melakukan mujizat. Petrus dan Yohanes memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan si lumpuh yaitu pemulihan. Pemulihan dari kelumpuhannya. Pemulihan imannya. Pemulihan Jasmani dan Rohani. Di dalam nama Yesus, si lumpuh mengalami pembebasan secara total, fisiknya tapi juga psikisnya. Itulah sebabnya ia melonjak, berdiri, berjalan kian kemari, melompat – lompat dan memuji Allah. Ada tujuh 7 kata kerja pada ayat 8 ini sebagai respons dari si lumpuh. Pemulihan ini karena karya Roh Kudus dalam diri si lumpuh yang benar - benar mengubah kehidupannya. Sebelumnya ia hanya duduk dengan pasif, menerima nasibnya dan mengharapkan belas kasihan orang lain. Tapi kuasa Yesus mengubah hidupnya, ia menjadi aktif malahan kesembuhannya menjadi sarana pemberitaan Injil. Banyak orang menjadi takjub dan tercengang. Kisah ini pertama – tama mengajak kita untuk percaya pemulihan Allah. Tidak ada yang mustahil bagi Allah yang kuasaNya tidak terbatas. Di mana ada doa disitu ada jawaban. Di mana ada iman disitu ada mujizat. Di mana ada pengharapan, disitu ada kekuatan. Di mana ada kasih disitu ada kemenangan. Dimana ada Yesus, disitu ada pemulihan dan keselamatan. Apakah Yesus ada di dalam hidup kita? Ini pertanyaan yang mudah kita jawab. “Saya Kristen, sudah pasti saya punya Yesus”. Tapi apakah kuasa Yesus sudah memulihkan kita? Apakah nama Yesus yang menjadi pengharapan kita? Saudaraku, kadangkala tanpa kita sadari, hidup kita masih seperti si lumpuh tadi. Kita memang tidak lumpuh secara jasmani. Kita juga tidak meminta – minta sedekah. Tetapi dalam hubungan dengan Tuhan, kita selalu meminta dan mengharapkan Tuhan memberi berkat – berkat jasmani saja. Kita meminta banyak berkat lewat pekerjaan uang yang banyak, gaji yang lancar, karir yang cemerlang. Pedagang meminta jualan cepat laku. Nelayan meminta “ikan makan rame”. Dalam soal itu, kita tak ada bedanya dengan si lumpuh. Hari ini Firman Tuhan mengoreksi kehidupan kita. Yang terpenting bagi kita adalah pemulihan dalam kuasa Yesus. Setiap kita mesti dipulihkan supaya yang sebelumnya pasif menjadi aktif, yang sebelumnya malas menjadi rajin, yang sebelumnya masih menyimpan dendam segera berdamai, yang sebelumnya keras hati menjadi taat. Pribadi kita, keluarga kita, persekutuan kita, kehidupan bermasyarakat sangat membutuhkan pemulihan Tuhan. Jika ada pemulihan Tuhan maka ada kepenuhan Roh dan semangat yang menyala – nyala terutama ketika kita sedang berjuang sehati dan bekerja keras untuk Pekerjaan Pembangunan Gedung Serba Guna dan persiapan Sidang Sinode. Jika Allah memakai sentuhan Petrus mendemostrasikan kuasa Roh Kudus yang ajaib itu. Maka Nama Yesus dan Kuasa Roh Kudus juga bekerja di tengah – tengah kita. Firman Tuhan ini juga menasihatkan kita untuk memiliki hati yang peduli, hati yang peka, hati yang penuh kasih untuk menolong orang lain. Mari menjadi tangan Tuhan untuk menyalurkan berkat Tuhan bagi orang lain. Banyak orang disekitar kita sedang mengalami keadaan seperti si lumpuh baik lumpuh secara fisik tapi juga kelumpuhan sosial, kelumpuhan ekonomi dan kelumpuhan rohani. Nama Yesus adalah pengharapan dunia. Maka tetaplah giat bekerja, melayani Tuhan, menopang pekerjaan – pekerjaan Tuhan sehingga melalui Gereja kita menjadi alat pemulihan Tuhan bagi dunia. Dalam nama Yesus ada kemenangan. Dalam nama Yesus segala bentuk kelumpuhan dipulihkan. Amin. Tuhan memberkati. Selamat Hari Minggu. Khotbah dari Bacaan yang sama GEREJA YANG MELAYANI DAN MEMBEBASKAN.
kisah para rasul 3 1 10